Makin Cuan, Mengenal Pola Chart Dragon dan Strategi Trading

Berita216 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Di dunia trading, ada pola chart Dragon yang membantu trader menghasilkan profit di pasar finansial. Nama eksotis ini diberikan untuk salah satu pola analisis teknikal karena kemiripan visualnya dengan Naga China.

Pola ini merupakan gambaran yang cukup kuat untuk memprediksi perubahan harga di kemudian hari. Dalam hal ini, pola Dragon terbentuk di pasar yang menurun.

Pembentukannya dimulai dengan kepala atau Head, yang merepresentasikan titik maksimal lokal dari koreksi ke atas dalam pasar yang sedang jatuh. Setelah pembentukan Head, pasar terus turun, menghasilkan dua titik rendah berurutan yang muncul di chart harga.

Kedua titik ini adalah kaki depan dan belakang (Feet). Elemen kelima adalah ekor atau Tail, yang muncul setelah konfirmasi pola ketika harga menembus garis kontrol yang menghubungkan Head dan Hump (punuk), dan pada posisi ekor inilah profit paling banyak dihasilkan.

Sementara pembentukan pola Dragon terbalik mengikuti aturan yang sama, tetapi terjadi pada pasar yang sedang naik. Head dan Hump mewakili titik minimal lokal, dan Feet mewakili titik maksimal sebagai hasil pengujian batas atas pola.

Pembentukan pola selesai setelah harga menembus garis support, yang sama seperti Dragon klasik, ditarik dari Head ke Hump.

Pembaca chart yang jeli mungkin memperhatikan bahwa pola ini mirip dengan pola ‘Double Bottom’. Sebenarnya, Double Bottom bisa menjadi bagian pola Dragon, namun, tidak selalu demikian karena kaki depan dan belakang Dragon, yang membentuk double bottom, bisa berada di level yang berbeda.

Untuk formasi ‘Double Bottom’ dan ‘Double Top’, kedua titik ekstrem ini diharapkan berada pada level yang kurang lebih sama.

Baca Juga  Kata Kudela Usai Pimpin Persija Sebagai Kapten Tim

Cara Mendulang Cuan di Pola Chart Dragon

Titik entri muncul ketika Dragon menampakkan ekornya. Artinya setelah kaki belakang kemudian ada penembusan, dan harga naik lebih tinggi.

Lalu, buatlah tiga target profit utama. Target pertama ada di level Hump. Di sini, trader yang sangat berhati-hati dapat menutup trade.

Kemudian target kedua ada di level Head. Target ketiga ada di jarak yang sama dengan tinggi dari Head sampai Feet depan, yang diukur dari titik penembusan garis kontrol.

Pola Dragon dianggap sebagai formasi yang efektif untuk meminimalkan risiko sekaligus memaksimalkan profit. Pola ini bukan salah satu yang paling populer, tetapi banyak trader yang menggunakannya.

Pola Dragon mirip dengan pola Double Bottom, dan model yang dihasilkan lebih sulit untuk diinterpretasikan, tetapi layak dipelajari karena risikonya minimal.

Tidak disarankan untuk memasuki pasar forex dengan berfokus pada pola Dragon yang terbentuk pada time frame terendah karena time frame yang terlalu sempit mungkin menghasilkan sinyal palsu. Time frame yang optimal adalah satu jam dan empat jam.

Untuk meraih cuan dengan pola ini, Octa menyediakan semua tool trading standar pada platformnya. Termasuk markup grafik online untuk menemukan berbagai pola trading.

[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *